THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Selasa, 04 Agustus 2009

sebuah kesalahan ?

pada awal sejarah manusia, ras manusia tidak memiliki sebuah ide tentang tuhannya, apalagi ide tentang penciptaan, kita mencari dengan merangkak dan meraba, tentang ide sebuah bentuk yang lebih maha daripada ras manusia itu sendiri, kita benar-benar buta akan pengetahuan itu.
Tetapi karena kebutuhan yang begitu besar tentang sebuah kemahaan, ras manusia mulai menyembah pohon, angin, batu atau apapun yang berasal dari alam yang disebut dengan dinamisme atau menyembah roh-roh gaib orang mati yang disebut dengan animisme, keduanya disebut sebagai agama mula-mula, agama manusia pertama, fondasi dasar agama manusia.
dan seiiring perkembangan jaman manusia merangkak sedikit demi sedikit lebih maju ke arah pemikiran tentang adanya seorang dewa, manusia mulai menyembah dewa-dewa, dari mulai dewa matahari, dewa perang juga ada dewi kesuburan dan banyak lagi, di masa ini manusia mulai menemui terang tentang ide sebuah penciptaan, yang katanya dewa dan dewi nya dekat dengan manusia.

dan pada "akhirnya" manusia mencapai sebuah ide tentang satu tuhan yang diwarnai pergolakan karena sangat di tentang oleh kaum pagan, agama baru ini "juga" mengatakan sangat dekat dengan manusia, dan akhirnya agama ini lah yang dikatakan sebagai yang terbenar diantara semua ide.

dari penggalan data fakta sejarah di atas akan muncul beberapa kemungkinan-kemungkinan tentang kebenaran pada agama monotheis sekarang,

1. jika kaum pagan mengaku dekat dan pernah melihat dewa-dewinya, kemana sekarang dewa-dewi itu pergi? apakah kaum pagan berbohong ?
apakah dewa dan dewi itu adalah rekayasa manusia ?
jika iya kenapa tidak mungkin jika kaum monotheis juga berbohong dan merekayasa tuhan mereka,
banyak yang mengatakan ide-ide dalam kitab suci itu adalah ide-ide terhebat yang tidak mungkin di karang manusia, tetapi jika kita melihat ide-ide dalam kepercayaan pagan, ide-ide pagan itu juga merupakan ide-ide hebat yang "tidak mungkin" dikarang manusia, tapi toh kepercayaan itu hilang, menjadi debu dan dilupakan seiriing hilangnya dewa-dewi mereka, jadi bisa dipastikan kalau pagan adalah rekayasa manusia
jadi apa kemungkinan yang muncul dari itu?
manusia sebenarnya memiliki kemampuan yang hebat dalam mengarang, karena buktinya mereka sudah pernah mengarang cerita tentang dewa-dewi yang banyak dalam kepercayaan pagan yang sangat luar biasa, jadi kenapa tidak kita manusia sedikit mengimprovisasi ide cerita banyak tuhan menjadi satu tuhan dengan di buat sedikit realistis dan resmi yang di catat dalam kitab.

2 jika kita melihat dari sudut pandang yang berbeda tentang ketuhanan, mungkin sebagian besar manusia monotheis masa kini akan menanggap/ berteori bahwa animisme / dinamisme dan pagan adalah kebohongan lalu tuhan monotheis menurunkan wahyu tentang tuhan yang sebenarnya.

oke, sedikit bisa diterima,
tapi jika melihat dari data dan fakta sejarah yang ada, akan muncul banyak sekali keganjilan dalam teori itu,

*keganjilan pertama adalah, dalam teori monotheis, manusia diciptakan oleh tuhan dan di buang ke bumi karena dosa-dosanya, dan sudah dipastikan juga kalau manusia pertama itu mengenal allah mereka, tapi menurut data-data yang merujuk pada fakta sejarah yang ada, agama manusia pertama adalah animisme, kita manusia perlu beberapa tahap untuk sampai pada monotheis,
ada ketidak cocokan antara fakta dan cerita disini, dan terserah pada kita akan mempercayai sebuah fakta atau cerita,

* keganjilan kedua adalah jika memang benar teori monotheis tentang tuhan mereka tentang tuhan monotheis yang meluruskan kebohongan kaum pagan, kenapa harus menunggu beribu" tahun untuk manusia mengenal tuhannya, kenapa harus dibiarkan merangkak ,meraba dan tersesat dalam animise/dinamisme dan paganisme yang toh pada akhirnya secara "tiba-tiba" kebenaran itu di bocorkan melalui perantara para nabi begitu saja ( bahkan sampai cerita akhir jaman ), seolah didalam cerita ini dunia memaksakan tuhan untuk membocorkan semua kebenaran yang ada, kenapa? karena mungkin manusia yang diciptakannya lebih menyembah berhala dan melupakan pencipta mereka, sehingga memaksa tuhan untuk membocorkan kebenaran itu,
lalu apa yang kita tangkap dari itu, tuhan membuat kesalahan dengan membiarkan manusia merangkak?
apakah sesuatu yang maha sempurna membuat kesalahan?

dari beberapa kemungkinan diatas salah satunya adalah kebenaran,

jika kita terus bertanya suatu hari pasti akan muncul sebuah titik dimana kita akan menemui sebuah persimpangan , dua jalan, yang satu jurang dan yang satu adalah kebenaran, jika kita salah akan sangat terlambat untuk kembali ke arah yang benar, dan bahkan tidak mungkin kita akan terperosok dalam jurang,
sekarang tergantung dari kita untuk memilih jalan yang mana,,

0 komentar: